Kamis, 08 Februari 2018

Ikhlas

Entah seberapa kuat berusaha mendapatkannya jika memang bukan takdirku dia akan pergi jua
tak peduli seberapa keras usaha yang ku perbuat kau tetap saja takkan pernah kembali..
aku telah menerima kekalahan itu dengan hati yang terbuka, melihatmu berbahagia dengannya pilihanmu sungguh diluar dugaan ku, dulu aku merasa semuanya harus aku dapatkan
kau harus kembali kesisi ku, namun ketika kau memutuskan memilihnya ternyata itu bukanlah suatu fakta yang harus membuatku menangisimu berhari-hari..

meski takkan pernah bisa bersama mu lagi, setidaknya aku pernah berbahagia bersamamu
melewati hari-hari yang indah diiringi gelak tawa
rasanya waktu cepat sekali berlalu..
membayangkan masalalu terkadang membuatku tersenyum kecil, merenungi setiap tingkahku yang begitu kekanakan..
apakah kau mengingatnya? pernah suatu sore ketika kau pulang kerja dan aku menitipkan sepucuk surat untukmu.. saat itu rasanya aku benar-benar seperti seorang yang begitu naif berharap kau kan tetap mengejar ku meskipun telah ku ucapkan jangan pernah temui aku lagi
dan benar saja, saat itu kita terlalu terbawa akan suasana hingga akhirnya tak ku sadari begitu teramat larut..
kita terlalu berambisi untuk melalui semua hal itu berdua saja hingga akhirnya jarak pun berbicara..
sejak saat itu tak pernah ku lihat lagi paras mu yang teramat sangat aku rindukan..
lagi dan lagi... saat itu aku begitu berharap kau kan kembali
ribuan hari ku lalui tanpa mu, namun aku tak pernah lelah menunggumu, tak pernah lelah untuk berharap bahwa suatu hari nanti kau kan datang menemui kembali...
Dan.... akhirnya harapan dan mimpiku pun kandas seiring perjalanan waktu yang begitu panjang
kau telah memutuskan memilihnya untuk menemani kisah hidupmu sepanjang waktu
diawal, aku begitu terkejut.. sedih.. marah.. merasa ini benar-benar tidak adil
akan tetapi benar, hidup adalah sebuah perubahan, mungkin benar..
semua yang ku usahakan selama ini memang bukanlah takdirku
sekeras apapun sekuat apapun usaha itu jika memang bukan untukku selamanya takkan pernah kembali pada ku..
bohong jika saat itu aku tak menangis, aku tak bersedih bahkan aku sempat mengutuk..
namun sekarang telah ku relakan dan ku ikhlaskan semua yang telah terjadi, mungkin memang ini jalan yang harus aku lalui
kelak akan ada saat dimana aku pun berbahagia
selamat menempuh hidup baru 😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar