Senin, 09 Desember 2013

Media Sosial Di Kalangan Remaja

Pengertian Media Sosial
Media Sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai "sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content".




Macam Jejaring Sosial
Jika ditanya apa aktivitas favorit netizen yang masif di internet, pasti social networking jawabnya. Dan jika berbicara media sosial tersebut, kini menjamur, tak hanya Facebook seorang yang moncer dikalangan pengguna. Berikut macam macam jejaring sosial populer di dunia.

Menurut survei yang dilakukan Silverpop, rata-rata jejaring sosial mengalami kenaikan dalam enam tahun terakhir. Namun ada 1 jejaring sosial yang disematkan julukan the rising star yakni Instagram. Dan berikut diantaranya:

1. Facebook
Jejaring sosial ini memiliki 1 miliar pengguna. Terbesar di jagad raya ini untuk urusan pengguna. Facebook bukan hanya jejaring sosial, Mark Zuckerberg menyuntikan beberapa platform lain di situs ini.

2. Twitter
Microblogging ini memiliki setengah miliar pengguna atau hampir setengah pengguna Facebook. Didirikan tahun 2006, Twitter cepan mendapat hati di kalangan netizen khususnya pengguna mobile.

3. Google+
Google pun tergiur ikut terjun di jejaring sosial. Kini media sosial ini memiliki 400 juta pengguna. Google+ terkenal dengan fitur Hangout-nya.

4. Weibo
Weibo atau Sina Weibo didirikan Agustus 2009. Saat ini memiliki 300 juta pengguna. Weibo sering disebut sebagai Twitter-nya China.

5. RenRen
Jika AS miliki Twitter, China miliki Sina Weibo. Di China juga memiliki Facebook sendiri, yakni RenRen. Didirikan Desember 2005, RenRen kini miliki 250 juta pengguna.

6. LinkedIn
Jejaring sosial ini dikenal sebagai jejaring sosial pekerja profesional. Menghubungkan antar profesional maupun dengan brand atau perusahaan. Kini miliki 175 juta pengguna.

7. Badoo
Didirikan tahun 2006, Badoo kini miliki 100 juta pengguna. Jejaring sosial ini sering disebut sebagai social discovery website.

8. Instagram
Jejaring sosial ini memiliki harga fantastis, 1 miliar dolar. Tak hanya sebuah jejaring sosial, Instagram juga sebagai aplikasi pengolah gambar. Saat ini miliki 100 juta pengguna.

9. Yelp
Yelp sering disebut jejaring sosial berbasis lokasi. Pengguna tak jarang mendapatkan rekomendasi lokasi dari jejaring sosial ini. Saat ini miliki 84 juta pengguna.

10. Tumblr
Jejaring sosial ini masuk ke ranah blog. Tak kalah bersaing dengan platform blog lain macam WordPress maupun Blogger. Saat ini miliki 81 juta pengguna.

11. Flickr
Situs berbagi foto ini kini miliki 75 juta pengguna. Flickr masif digunakan di kalangan pecinta fotografi.

12. Orkut
Tak banyak yang tahu jika Orkut adalah jejaring sosial lain milik Google. Meski jumlah pengguanya tak banyak, setidaknya mampu menarik 66 juta pengguna.

13. MySpace
MySpace masih memiliki gaung dengan 25 juta pengguna. Kini mereka lebih fokus ke ranah social music.

14. Foursquare
Jejaring sosial berbasis lokasi ini kini miliki 25 juta pengguna. Kini jejaring sosial tersebut mampu menembus 3 miliar check-in.

15. Pinterest
Jejaring sosial ini tergolong baru. Namun mampu menarik 25 juta pengguna saat ini. Pinterest sering disebut situs pin online.

16. Soundcloud
Soundcloud sering disebut sebagai jejaring sosial berbasis audio. Didirikan bulan Agustus 2007, kini jejaring sosial tersebut miliki 20 juta oengguna.

17. XING
Serupa dengan LinkedIn, XING juga kerap digunakan di kalangan profesional pekerja. Saat ini miliki 12 juta pengguna.

18. Friendster
Sempat menjadi primadona, Friendster kini fokus ke ranah social game. Kini Friendster miliki 8,2 juta pengguna.

19. Path
Disebut sebagai smart jounal online, Path tetap menghubungkan pengguna dengan keluarga, kerabat, dan sahabat. Saat ini miliki 5 juta pengguna.

20. GetGlue
Miliki 3 juta pengguna, GetGlue sempat populer di Indonesia beberapa waktu yang lalu. Kini namanya tenggelam dan jarang terdengar lagi.

21. Hi5
Situs Hi5 didirikan oleh Ramu Yalamanchi pada tahun 2003. Pada tahun 2008, situs web ini masuk ke dalam 20 situs jejaring sosial yang banyak dikunjungi oleh pengguna internet diseluruh dunia.

22. LinkedIn
Situs media ini didirikan oleh Dan Nye dan kantornya berlokasi di Mountain View, California pada tahun 2006. Situs ini khusus digunakan untuk berbisnis dan khususnya untuk jaringan profesional.

23. Yahoo! Meme
Situs media ini dibuat oleh Yahoo! Pada tahun 2009. Nama meme dimaksudkan sebagai sesuatu yang menyebar dengan cepat dan menarik perhatian semua orang. Pemakaian web ini hampir sama dengan twitter pada umumnya.

24.MySpace
MySpace adalah situs jaringan sosial populer yang menawarkan jaringan antar teman, profil pribadi, blog, grup, foto, musik dan video untuk remaja dan dewasa di seluruh dunia. Markas situs ini terletak di Beverly Hills, California, Amerika Serikat. Tetapi pada tahun 2005, News Corp membeli MySpace dengan harga 580 juta dollar AS dan MySpace resmi berpindah tangan menjadi milik News Corporation.

25. Friendster
Friendster, yang ide penamaannya berasal dari nama Napster, adalah sebuah situs web jaringan sosial di mana seorang pengguna akan membuat identitas maya dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan account di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita, selain melihat teman kita sendiri.
Friendster dimulai sejak tahun 2002 oleh Jonathan Abrams dan sekarang sudah melewati masa beta test. Sejak awal 2005, Friendster juga telah memulai fitur blog. Bahasanya juga sudah multi-language. Dan kini sudah ada versi untuk mobile-nya.

26. Linked In
LinkedIn adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional. Sampai September 2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang diklasifikasi menurut jasanya.
CEO LinkedIn saat ini adalah Dan Nye dan kantornya berlokasi di Mountain View, California. Perusahaan ini didanai oleh Greylock, Sequoia Capital, Bessemer Venture Partners, serta European Founders Fund. LinkedIn mulai meraih keuntungan (arus kas positif) sejak Maret 2006.

27. FUPEI
Jika anda melihat judulnya pasti anda terkecoh karena pasti anda menebak situs ini berbau Jepang atau Cina. Ternyata anda salah, situs ini buatan anak Indonesia asli. FUPEI adalah kependekan dari Friends Uniting Program Especially Indonesian adalah sebuah situs jaringan sosial yang berdiri pada bulan Mei 2004 menyediakan ruang gerak untuk kegiatan pertemanan bagi penggunanya secara interaktif. Berawal dari booming situs-situs jaringan sosial seperti friendster pada tahun 2004, FUPEI yang turut ikut memberikan sebuah ruang untuk pengguna internet di Indonesia merupakan sebuah bentuk user-generated-content yang mencakup foto, musik, video, dan lain-lain. Pengguna-pengguna tersebut kemudian dikenal dengan nama fupeis.

28. Bebo
Bebo adalah sebuah situs jejaring sosial yang popular yang dibuat pada bulan Januari 2005. Ini banyak dipakai di beberapa Negara termasuk Irlandia, Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru dan Australia. Versi bahasa Polandia sudah dirilis yang menggunakan database user yang berbeda. Ada planning untuk merilis versi bahsa Prancis, German dll. Dibuat oleh suami dan istri Michael dan Xochi Birch, Bebo diluncurkan secara resmi pada bulan Juli 2005.
Lalu AOL (America OnLine) membelinya pada 13 Maret 2008 sekitar 850 juta dollar.
“Bebo” adalah kependekan dari “Blog early, blog often”.

29. Orkut
Situs jejaring sosial ini dilaunching pada tanggal 22 Januari 2004 oleh Google Inc. Situs ini merupakan dari karyawan Google sendiri, jadi bukan merupakan hasil akuisisi dari pihak manapun. Dinamai Orkut, karena nama itu sebagai bentuk dedikasi Google terhadap kreatornya yang bernama Orkut Büyükkökten. Orkut tidak begitu populer di Indonesia. Seperti yang saya kutip dari Wikipedia, pengguna Orkut kebanyakan dari negeri Samba (Brasil) dengan presentase sebesar 51.09% kemudian diikuti oleh India 20.02% (Data dirilis Desember 2009).
Orkut juga mendukung banyak bahasa (multilingual) seperti jejaring sosial pada umumnya. Orkut memiliki jumlah user sebanyak 200 juta orang diseluruh dunia.

30. Koprol
Ternyata Yahoo! memiliki dua situs jejaring sosial yakni Meme dan satu lagi Koprol. Tidak seperti Meme, entah kenapa saya cukup bangga dengan Koprol ? Apa pasal ? Karena ternyata Koprol merupakan salah satu jejaring sosial made in Indonesia. Koprol tergolong unik karena jika anda check-in (log-in) dengan ponsel, ponsel anda dapat berfungsi sebagai GPS tanpa adanya aplikasi GPS di ponsel tersebut. Setelah anda log-in anda dapat melihat user lain yang sedang ada di lokasi yang sama (kota yang sama).
Seperti yang saya kutip dari Wikipedia, sistem kerja Koprol merupakan gabungan dari sistem lifestream Twitter, sistem komentar Plurk, dan sistem lokasi seperti Brightkite. Keunggulan inilah yang membuat Yahoo! tertarik mengakuisisi Koprol pada tanggal 25 Mei 2010 dengan nilai yang tidak disebutkan.

DAN MASIH BANYAK LAGI,...


Dampak Media Sosial di Kalangan Remaja dan Dewasa 
Media sosial sebagai tempat untuk menuliskan atau mencurahkan uneg-uneg seseorang, belakangan memang dianggap oleh sebagian orang tidak ubahnya sebagai pengganti diary. Orang bebas untuk menuliskan atau membagikan apa saja. Konsekuensi dari hal tersebut tentu saja juga terkait dari bagaimana menggunakan media sosial. Menurut penelitian terbaru, kecenderungan sebagian besar para pengguna media sosial cukup baik. Penilitian tersebut setelah melalui hasil studi dari Pew Internet – sebuah pusat studi informasi yang meneliti sikap, isu dan tren yang terjadi di Amerika Serikat dan dunia – yang meliputi remaja dan orang dewasa.

Hasil penelitian yang ditafsirkan oleh Salesforce Rypple melalui infografik ini menjelaskan, bahwa hanya satu dari lima remaja dan satu dari 20 orang dewasa yang mengatakan bahwa Twitter dan Facebook berpengaruh tidak baik terhadap mereka. Sementara dua pertiga dari semua responden mengatakan bahwa jejaring sosial membuat mereka merasa nyaman dengan diri mereka sendiri saat menggunakannya. Mayoritas pengguna juga mengatakan bahwa media sosial membuat mereka lebih dekat dengan orang lain.

Lebih lanjut penelitian ini mengemukakan bahwa sebagian besar yang paling terkena dampak dari berbagai hal negatif yang terjadi di media sosial ini adalah remaja. Seperempat dari remaja mendapat masalah di sekolah karena apa yang mereka tulis di situs media sosial, berbanding 3% yang didapati oleh orang dewasa di tempat kerjanya. Sebanyak 13% remaja juga terlibat pertengkaran dengan anggota keluarganya karena media sosial ini, dibanding 11% kasus yang terjadi pada orang dewasa. Sementara kasus terputusnya hubungan pertemanan dikalangan remaja yang ditimbulkan karena menggunakan media sosial adalah sebesar 22% berbanding 15% di kalangan dewasa.

Sebuah pertanyaan muncul cukup sering adalah apakah jejaring sosial mempengaruhi kehidupan remaja muda atau tidak?

80% pengguna Internet menggunakan Jejaring sosial
Sebuah studi yang dilakukan oleh Eurostat menunjukkan bahwa sejak tahun 2006 penggunaan internet telah meningkat, terutama pada rumah tangga dengan anak-anak. Ini meningkat yang awalnya dari 49% pada tahun 2006 menjadi 89% pada tahun 2010. dan fakta di lapangan menunjukkan bahwa paling banyak anak muda berusia antara 16 dan 24 tahun yang memposting di forum diskusi, blog, jaringan sosial seperti Facebook dan MySpace.

Jejaring sosial digunakan oleh remaja untuk berbicara tentang kehidupan mereka pada umumnya , juga berbicara tentang apa yang mereka lakukan sehari-hari.Bahkan mereka menunjukkan eksistensi diri lewat jejaring sosial untuk mengatakan di mana mereka pergi atau tempat-tempat yang mereka sukai untuk didatang. Namun tidak semua, karena banyak remaja yang menggunakan jaringan sosial untuk mengkritik, berdiskusi atau untuk menemukan suatu peluang bisnis baru.

Jaringan sosial untuk baik dan jahat
Remaja saat ini tumbuh dengan internet di ujung jari mereka. Pertanyaan besar bagi orang tua yaitu apakah hal ini akan berdampak ketika mereka dewasa nanti? Apakah mereka lebih ramah dibandingkan dengan generasi tanpa internet? Hidup bersosialisasi bagi remaja sangat menyenangkan, dan dari kehidupan bersosialisasi itu, banyak orang tua yang tidak menyadari perkembangan pergaulan anaknya. Lewat jejaring sosial, orang dapat saling komunikasi walaupun jaraknya jauh. Memberikan data privasi mereka, nomor telepon, alamat, bahkan data keluarga serta hal lain yang seharusnya tidak di ekspos. Siapapun dapat langsung berkenalan, meskipun tanpa mengetahui latar belakangnya. Celakanya lagi, berbagai pemahaman dapat dengan mudah masuk ke remaja bila tidak ada filter yang kuat di kehidupan anak tersebut.

Banyak contoh yang terjadi di masyarakat. Penggunaan jejaringan sosial biasanya mengarah ke pertemuan . Bila dirasiokan 3 dari 10 akan mengalami stres atau perlakuan asusila dengan pedofil . Selain itu, perilaku mereka juga berubah dalam kehidupan nyata, julukan-julukan serta nama nickname yang digunakan oleh remaja bisa mengakibatkan duplikasi kepribadian. Perubahan kepribadian akan terjadi sesuai mau mereka dalam sikap, tergantung kepada siapa mereka berbicara. Kejahatan yang terjadi akibat terlalu banyaknya informasi yang dibagikan di jejaring sosial. Alamat, telepon, foto-foto, semuanya ditayangkan di kolom profil tanpa di proteksi siapa yang boleh melihatnya. Seorang Remaja di Amerika kemasukan perampok di dalam rumah hanya karena menulis status :"Dirumah lagi sendiri, Orang tua keluar kota"

Kita tidak boleh menyalahkan media jejaring sosial, karena semua kembali kepada penggunanya. Jejaringan sosial juga mungkin terbukti menjadi penyelamat. Ada 7 kasus di mana jaringan sosial telah menyelamatkan nyawa. Satu contoh adalah kasus remaja mencoba bunuh diri. "Pada musim semi 2009, seorang remaja Inggris menulis di Facebook ke seorang teman Amerikanya bahwa ia akan bunuh diri. Pacar dan ibunya segera diberitahu: ibu lalu menelepon polisi setempat, lalu menghubungi Kedutaan Besar Inggris, yang mengirim sebuah tim sehingga gagal bunuh diri. Hal ini lalu ditemukan sebagai overdosis obat-obatan.

Penutup
Jadi kesimpulannya, Media Sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Sedikit ulasan di atas menunjukkan bahwa ada jejaring sosial pada remaja yang berpengaruh baik atau buruk. Namun, lingkungan sosial-lah yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan perilaku individu. Jadi jaringan sosial berbahaya untuk beberapa tapi tidak bagi yang lain, semuanya tergantung pada kepribadian remaja itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar